Kegiatan

SEMINAR STUDIO PERENCANAAN

Bertempat di Ruang Theater Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Gedung A Lantai 1, Magister Pembangunan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro pada tanggal 14 Juni 2017 kembali mengadakan acara Seminar Studio Perencanaan dan Kuliah Kerja Lapangan dengan dua tema berbeda yaitu, “Percepatan Pembangunan Melalui Penataan Ruang dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah yang Berkelanjutan di Kabupaten Wonogiri’’ dan ‘’Urban Regeneration in Kemijen and Tambaklorok Semarang’’.Pada acara seminar kali ini, Magister Pembangunan Wilayah dan Kota juga mengundang pembicaraya itu Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Bidang Insfrastruktur Pengembangan Wilayah.

Seminar kali ini diikuti oleh mahasiswa program S2 maupun S1 dan beberapa dosen Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota.Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik Ir. Moh, Agung Wibowo, MT. MM, PhD, dengan sambutan singkat dari Ketua Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Dr. Ir. Hadi Wahyono, MA, serta Kepala Program Studi Magister Pembangunan Wilayah dan Kota, Dr Iwan Rudiarto, ST, MSc.. Pemaparan dari ‘keynote speaker’ dari Bapak Temmy Purboyono, ST,SH,MM sebagai Kepala Bidang Infrastruktur Pengembangan Wilayah, BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah mengenai Kebijakan Pembangunan Wilayah ProvinsiJawa Tengah. Beberapa kebijakan-kebijakan terkait pembangunan yang ada di Provinsi Jawa Tengah diantaranya berupa pengembangan transportasirel, prasaranajalan, pembangunan TPA, hingga pengembangan pelabuhan Kendal. Terdapat tempat sesi pemaparan pada acara seminar, keempat pemaparan tersebut di sampaikan oleh mahasiswa program S2 dari empat konsentrasi berbeda.Presentasi pertama dibuka dengan pemaparan dari mahasiswa program S2 konsentrasi Perencanaan Pengembangan Wilayah dengan topik ‘’Strategi Percepatan Pembangunan Kabupaten Wonogiri”.

Pada pemaparan tersebut dijabarkan beberapa sasaran dan strategi pembangunan dalam rangka percepatan pembangunan ekonomi di Kabupaten Wonogiri. Presentasi kedua merupakan pemaparan dari mahasiswa program S2 konsentrasi Manajemen Prasarana Perkotaan dengan topik “Strategi Pengembangan Infrastruktur melalui aksesibilitas dan konektivitas guna meningkatkan daya saing dan produktivitas Kabupaten Wonogiri”. Pada pemaparan tersebut dijelaskan bahwa permasalahan utama yang ada di Kabupaten Wonogiri adalah adanya ketimpangan wilayah utara dan wilayah selatan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut mahasiswa program S2 konsentrasi MPP merumuskan konsep pusat pertumbuhan baru dengan memilih Kecamatan Pracimantoro sebagai daerah pusat pertumbuhan baru di wilayah selatan Kabupaten Wonogiri. Pemaparan ketiga dilakukan oleh mahasiswa program S2 konsentrasi Penataan Ruang.Pada pemaparan tersebut mahasiswa mempresentasikan konsep Sustainable local economic development based of cluster untuk pengembangan wilayah Kabupaten Wonogiri.

Mahasiswa konsentrasi penataan ruang juga memaparkan rencana detail tataruang untuk Kecamatan Pracimantoro tahun 2017-2037. Sesi pemaparan keempat dilakukan oleh mahasiswa program S2 konsentrasi Urban and Regional Planning. Berbeda halnya dengan konsentrasi lain, mahasiswa konsentrasi Urban and Regional Planning memaparkan final report dengan tema “Urban Regeneration in Kemijen and Tambaklorok Semarang”. Untuk mewujudkan Regenerasi Kota di Kemijen dan Tambaklorok, mahasiswa menerapkan konsep AC.C.E.S.S yaitu konsep ‘Adaptive Capacity, Settlement, Collaborative, Entrepreneurship, and Social Sustainability’. Rangkaian acara seminar ditutup dengan diskusi tentang hasil studio.