Kegiatan

PUBLIC LECTURE SERIES BERSAMA DR. IR. ACHMAD HERMANTO DARDAK, M.SC DALAM KULIAH UMUM PEMBANGUNAN DAN

Rabu, 22 Februari 2017 Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro kembali mengadakan kuliah umum bersama yang merupakan bagian dari kegiatan Public Lecture Seriesof MPWK UNDIP. Kali ini pembicara dalam kuliah umum bertema “Pembangunan dan Pengelolaan Infrastruktur Wilayah di Indonesia” adalah Dr. Ir. Achmad Hermanto Dardak, M.Sc. Saat ini beliau merupakan Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia dan sebelumnya beliau menjabat sebagai Wakil Menteri PU 2010-2014 dan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) 2014-2016. Sejumlah prestasi dan penghargaan yang pernah beliau peroleh di antaranya President Eastern Regional Organization for Planning and Human Settlement (EAROPH), International Road Federation (IRF) Profesional of the Year 2014, Ketua Umum Himpunan Pengembangan Jalan (HPJI) 2007-sekarang, Penghargaan “Distinguished Australia Alumni Award” 2008, Penghargaan Honorary Fellow” dari Persatuan Insinyur ASEAN, dan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan berlangsung di Ruang Theater MPWK UNDIP pukul 09.00 – 12.00 WIB dengan moderator Dr.sc.agr. Iwan Rudiarto, ST, Msc dan dibuka oleh Ketua Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Bapak Dr. Ir. Hadi Wahyono, MA dengan sambutan singkat. Peserta kuliah umum terdiri dari mahasiswa program studi S1, S2, S3 serta dosen-dosen dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota.

Dalam topik pembangunan dan pengelolaan infrastruktur wilayah yang diangkat, Pak Dardak menitik beratkan bahwa pembangunan sebagai “network of cities”yaitu harus fokus pada setiap kawasan pertumbuhan yang fungsinya bukan hanya melayani ke dalam wilayah itu sendiri tetapi berperan juga pada wilayah sekitarnya. Selain itu dukungan infrastruktur juga sangat diperlukan dalam pengembangan kawasan yang menjadi tematik daerah, misalnya kawasan strategis pariwisata, kawasan prioritas industri, dan sebagainya. Menurutnya hal yang bisa ditingkatkan melalui output fisik akan berpengaruh terhadap outcome dan Impact.

Selanjutnya, beliau juga menyebutkan mengenai pentingnya membangun perkotaan sebagai kota cerdas berkelanjutan. Terdapat 4 poin penting untuk membangun kota cerdas berkelanjutan, yaitu kehidupan cerdas berkelanjutan, ekonomi dan mobilitas, lingkungan ekologi, dan tata kelola & komunitas (leadership). Ke empat poin ini harus saling terhubung, terkontrol, dan real time. Selain itu terdapat tantangan dalam pengembangan infrastruktur yang diantaranya bahwa implementasi pembangunan tidak selalu sama dengan perencanaan, “implementation is different matters”sehingga perlu menguatkan peran pemerintah dan memaksimalkan peran swasta, keduanya harus sejalan.

Setelah sesi paparan pembicara, dilanjutkan sesi tanya jawab dengan peserta dan pada akhir sesi, kegiatan ditutup oleh moderator dan diakhiri dengan foto bersama peserta kuliah umum di Ruang Theater MPWK UNDIP. Public Lecture Series yang menjadi agenda rutin yang diadakan oleh Progam Magister Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota., diharapkan dapat menambah wawasan para karyasiswa dan mahasiswa