Kegiatan

Kuliah Umum Prof. dr. ir. Walter T. de Vries TU - Munchen

Pada hari Selasa, 28 Agustus 2018 MPWK Undip mengadakan kuliah umum yang diisi oleh seorang professor dari Jerman. Beliau adalah Prof. dr. ir. Walter T. de Vries dari Chair Land Management Technische Universität München. Kuliah umum ini dihadiri oleh Ketua Program Studi MPWK Dr.sc.agr. Iwan Rudiato, ST, Msc, Sekretaris Prodi MPWK Wido Prananing Tyas, ST, MDP, Ph.D, mahasiswa baru MPWK serta mahasiswa S1. Prof. Walter memberikan kuliah umum dengan judul “Responsible Division and Allocation of Land”.  Pada presentasi tersebut, beliau menyampaikan paparan mengenai manajemen lahan di beberapa lokasi. Pertama, dijelaskan mengenai kenaikan permukaan air laut di daerah pantai Katwijk-Belanda, aktivitas penduduk di sana dan bagaimana cara perlindungan lahan yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Kedua, mengenai banjir dan strategi masyarakat dalam penanggulangan bencana berupa pembendungan dan pembentukan lahan di Poortugal-delta Belanda. Ketiga, mengenai proses membentuk kepemilikan lahan pada daerah rawa dan transmigrasi di Lampung, Indonesia.

Pada materi selanjutnya beliau menjelaskan konsep pembagian lahan. Terdapat 8 cara yang beliau jelaskan dalam membagi lahan, yaitu : (1) Suvey/perhitungan geometrik (menggunakan batas minimum/panjang maksimum geometrik atau menggunakan ukuran yang sama dengan geometris, bentuk pararel yang sama); (2) Menggunakan kedekatan geografis; (3) Menggunakan kedekatan sosial, budaya, hukum atau ekonomi; (4) Menggunakan konsep sosial - identitas spasial/budaya; (5) Menggunakan perjanjian sosio-ekonomi - efisiensi Pareto; (6) Pembagian menggunakan karakteristik stakeholder; (7) Pembagian menggunakan karakteristik tanah; dan (8) Pembagian menggunakan kombinasi fitur sosio-spasial.

Manajemen lahan harus mempertimbangkan banyak hal dan memahami mengenai practice of science (Praktik sains-praktik yang selalu berusaha meningkatkan dan berinovasi ilmiah, riset laborat, eksperimen dan konseptualisasi). Praktek manajemen lahan harus dilakukan dengan Responsible (bertanggung jawab). Terdapat beberapa prinsip yang dibutuhkan dalam mewujudkan Responsible Land Management, yang dikenal dengan 8R yaitu; Bertanggung jawab (Responsible), Tangguh (Resilient), Kuat (Robust), Terpercaya (Reliable), Dihormati (Respected) , Dapat Ditelusuri (Retraceable), Dapat Dikenali (Recognizable), Refleksif (Reflexive).

Setelah semua materi disampaikan, kemudian dilakukan sesi tanya jawab. Kemudian pihak kampus yang diwakili oleh Ibu Wido Prananing Tyas, ST, MDP, Ph.D memberikan kenang-kenangan kepada Prof. dr. ir. Walter T. de Vries dan ditutup dengan foto bersama.